Memperkenalkan Tentang Tontonan Internet Video Klip Musik

Selamat malam,
Kali ini saya akan memperkenalkan salah satu bentuk dari Tontonan Internet yaitu Video Klip Musik. Video Klip Musik yang juga disebut Video Musik atau Video Lagu atau Video Klip adalah semacam film pendek yang menggabungkan antara lagu dan gambar video dengan tujuan untuk mempromosikan lagu dan atau artisnya. Dengan dibuatnya video klip diharapkan penjualan rekaman lagu ataupun kepopuleran dari sebuah lagu dengan artisnya akan semakin meningkat. Hal tersebut tentunya akan menguntungkan secara ekonomi.

Dahulu video klip biasa diputar di televisi, namun pada perkembangan masa kini, video klip juga ditangkan di internet. Keuntungan dari Tontonan Internet Video Klip adalah para penonton dapat menikmatinya setiap saat dia suka, tidak harus terpancang pada jam tayang tertentu. Situs/website terbesar yang menayangkan Video Klip tentu saja adalah YouTube, kemudian Vevo, Vimeo, Muzu.tv, dan Music Video Genome.

Umumnya sebuah Video Klip memiliki durasi selama 3 sampai 5 menit, namun ada juga yang kurang atau lebih dari itu. Tergantung dari durasi lagu dan konsep dari video klip tersebut. Sejumlah Konsep Video Klip yang dapat ditemui orang pada umumnya adalah:
1.    Video Klip Bebas / Tanpa Konsep
Video Klip jenis ini tidak begitu jelas mengenai apa yang mau ditampilkan. Biasanya hanya memperlihatkan gambaran-gambaran acak. Dapat menampilkan gambar artis maupun gambar apa saja yang dapat ditangkap oleh kamera.
2.    Video Klip Umum
Video Klip Umum biasanya menekankan pengambilan gambar terfokus pada sang penyanyi/grup band/grup vocal (untuk selanjutnya kita sebut sebagai: artis). Apakah sang artis sedang bernyanyi, artis memainkan alat musik, artis berjalan-jalan, gambaran umum, dan lain sebagainya. Ada Video Klip yang hanya menampilkan artis saja, ada juga yang menambahkan model di dalamnya namun porsinya tak sebanyak dalam video klip cerita.Video klip jenis ini tidak memiliki sebuah jalan cerita yang jelas.
3.    Video Klip Cerita
Video Klip Cerita umumnya merupakan penerjemahan dari tema lagu. Di video klip jenis ini dibuat semacam cerita atau drama, sehingga ada aktor dan atau aktris di dalamnya yang biasa disebut sebagai model video klip. Di beberapa bagian artis akan muncul bernyanyi. Ada juga Video Klip Cerita yang menyertakan sang artis sebagai aktor/aktris cerita. Namun ada juga video klip cerita yang sama sekali tidak menyertakan/menampilkan sang artis sama sekali.
4.    Video Klip Konser
Video Klip Konser merupakan video klip yang direkam secara langsung saat sang artis melakukan konser lagunya secara live!
5.    Video Klip Animasi
Selain beberapa konsep di atas ada yang disebut dengan video klip animasi. Berbeda dari Video Klip biasa yang umumnya menangkap gambar dari apa yang ada di dunia nyata dengan kamera video, Video Klip Animasi adalah video klip yang menampilkan rangkaian gambar karya manusia, baik itu dalam wujud dua dimensi (2D) maupun tiga dimensi (3D). Konsep dari video klip animasi dapat berupa video klip bebas, video klip umum, maupun video klip cerita.
6.    Video Klip Lirik atau Video Lirik (Lyric Video)
Video Klip Lirik atau Video Lirik adalah suatu bentuk video klip musik yang mulai populer sekitar tahun 2010. Tak ada gambar bergerak dalam video lirik, kalaupun ada gambar paling hanya foto, yang diutamakan adalah adanya lirik lagu. Cee Lo Green dan Katy Perry adalah sejumlah artis moderen pertama yang merilis video lirik. Dari informasi wikipedia.org sesungguhnya video lirik pertama telah ada pada sekitar tahun 1990, dimana penyanyi George Michael merilis video lirik untuk lagunya “Praying For Time”.
7.    Video Klip Fans (Unofficial music videos)
Sejumlah Video Klip di atas umumnya dibuat/diproduksi oleh label atau manajemen artis, nah kalau Video Klip Fans adalah video klip yang dibuat oleh pihak di luar label atau manajemen artis, yang biasanya adalah fans atau penggemar artis/lagu tanpa maksud komersial tertentu. Bentuk video klip fans dapat berupa: video klip bebas, video klip umum, video klip cerita, video klip konser, maupun video lirik.
8.    Video Klip Gambar Tak Bergerak
Video Klip Gambar Tak Bergerak sebenarnya tidak dapat dikategorikan sebagai sebuah video klip karena hanya menampilkan 1 (satu) buah gambar saja sepanjang lagu. Video jenis ini dapat dikategorikan sebagai Video Klip Fans atau Unofficial music videos, dimana sang fans/penggemar ingin turut serta mempopulerkan lagu dari artis yang disukainya dengan mengubah file format audio ke dalam format video dan menampilkannya website streaming video seperti YouTube dan lainnya. Seperti diketahui, website streaming video memang khusus menampilkan file format video, dan tidak dapat menampilkan file format audio seperti mp3 atau wav.


Contoh Video Lirik untuk Lagu “Havn’t Luv U, Nyet!” yang dinyanyikan oleh yozar.remixer

Memperkenalkan Tentang Web Series

Serial Boedjang Lapoek Mentjari Tjinta LogoWeb Series adalah salah satu bentuk Tontonan Internet. Istilah Web Series juga dikenal sebagai Webpisode. Konsep Web Series ini mirip dengan program acara televisi namun dengan durasi tayang yang relatif pendek, sekitar 5 – 15 menit. Format acaranya bisa bermacam-macam, seperti sinetron atau FTV (Film Televisi), talkshow, tips dan trik, tutorial, berita maupun serial video blog/vlog. Suatu Web Series biasanya terbagi dalam episode-episode dimana waktu penayangannya atau lebih tepatnya: upload, biasanya mengikuti pola yang ada di televisi. Misalkan episode baru akan muncul sekali seminggu, tiap hari Senin. Namun patokan itu tidak selalu baku, bisa saja berubah tergantung dari situasi kondisi yang terjadi di lapangan, misalkan ada kendala.

Penonton dapat mengakses Web Series melalui internet dengan menggunakan komputer, baik desktop maupun laptop, dan juga telepon seluler. Web Series ini merupakan suatu produk atau bagian dari Televisi Web, suatu bentuk media Teknologi Informasi baru. Umumnya orang meng-upload atau menampilkan Web Series di situs penyedia layanan video streaming, seperti YouTube atau Vimeo. Keuntungan yang diberikan situs semacam ini adalah diberikannya akun khusus yang dinamakan channel, seperti halnya sebuah channel televisi eksklusif.

Di luar negeri Web Series yang cukup populer adalah program Equals Three atau E=3 karya Ray William Johnson. Konsep E=3 adalah me-review 3 (tiga) buah video populer di internet dengan gaya kritikan sarkasme yang menyindir dan acapkali pedas. Tidak sampai seminggu biasanya video yang di-upload Ray di channel YouTube-nya bisa mencapai 1 juta views. Masih banyak contoh Web Series lainnya, seperti Kids React karya The Fine Brothers, lalu video-video absurd karya SMOSH.

Di Indonesia, istilah Web Series dipopulerkan oleh Dennis Adhiswara, yang selama ini dikenal sebagai sutradara dan juga actor. Dennis menggagas “Indonesian Web Series Community” yang merupakan sebuah komunitas untuk para kreator dan pecinta Web Series asal Indonesia yang dikelola secara independen. Sedangkan pelaku Web Series Indonesia di YouTube yang cukup konsisten adalah Raditya Dika. Dika, yang sebelumnya mempopulerkan cerita non-fiksi komedi, twitter, serta istilah-istilah alay, mulai akhir 2012 memproduksi Web Series berjudul “Malam Minggu Miko”. Karena kualitas karya serta popularitas Dika, Kompas TV menayangkan program tersebut di televisi. Saya sendiri pernah mencoba membuat Web Series pada tahun 2011 berjudul “Boedjang Lapoek Mentjari Tjinta” yang mampu bertahan sampai 2 (dua) episode.


“Boedjang Lapoek Mentjari Tjinta” Episode 1


“Boedjang Lapoek Mentjari Tjinta” Episode 2


Interview/Wawancara tentang Buku “Boedjang Lapoek Mentjari Tjinta”

Ada sejumlah keuntungan yang bisa didapatkan para pembuat Web Series. Pertama adalah portfolio, bahwa dengan membuat suatu karya berarti ada suatu kemampuan khusus tertentu, sehingga apabila tenaga atau kemampuan/skill diperlukan dapat dihubungi. Kedua, popularitas. Popularitas bisa membawa banyak manfaat positif, misalnya menjadi artis, pembawa acara/MC, dan lain sebagainya. Ketiga, Uang. Web Series yang terkenal dapat ditawarkan kepada para pemasang iklan untuk bisa berkontribusi menampilkan produknya dengan memberikan sejumlah dana. Khusus untuk YouTube, kini sudah memperkenankan para pemilik channel di Indonesia untuk bisa melakukan monetisasi atau membiarkan video yang di-upload untuk ditempeli iklan. YouTube akan memberikan sejumlah dana pada pemilik  channel/video dengan sejumlah syarat dan ketentuan tertentu.

Pasar pemirsa Tontonan Internet di Indonesia mulai tumbuh. Memang pada umumnya masih terkendala koneksi internet yang lambat, namun bertahap, akses internet akan semakin cepat dan biaya internet semakin murah. Tren orang yang semula menonton televisi sedikiti demi sedikit akan bergeser ke Tontonan Internet. Acara televisi yang cenderung membosankan akan ditinggalkan dengan adanya alternatif hiburan baru. Dengan sejumlah keuntungan yang ada, tentunya peluang untuk para pembuat Tontonan Internet, termasuk Web Series menjadi lebih lebar. Tak ada salahnya mencoba. Yang penting terkonsep dengan baik, fokus, serta konsisten.

Memperkenalkan Tentang Tontonan Internet

Selamat malam,
Kenapa mesti malam lagi? Ya, tentu saja karna saya baru sempet nulis bahasan kali ini pas malam hari lagi, seperti postingan saya sebelumnya. Okey, enough for the intermezzo. Kita langsung bahas saja tema kali ini, yaitu konsep Dasar dari Yang Paling Dasar kenapa saya membuat blog ini, yaitu..

Apa sih yang disebut dengan Tontonan Internet itu?

Saya akan coba berikan definisi, Tontonan Internet adalah suatu tayangan dalam format video yang diunggah/di-upload di internet, baik itu di sebuah situs web video sharing (berbagi video) seperti YouTube dan Vimeo, website khusus hiburan seperti malesbanget.com, website berita seperti Metro TV News dan Viva News, maupun website pribadi seperti smosh.com, yang dimaksudkan untuk menampilkan video yang dapat diakses dan ditonton oleh para pengguna internet.

Trus apa gunanya Tontonan Internet itu?

Seperti halnya bentuk media yang lain, Tontonan Internet mempunyai sejumlah manfaat yang hampir sama, diantaranya adalah: memberikan hiburan, memberi informasi, memberi pendidikan, mendapatkan peluang usaha, dan lain sebagainya.

Bisa kita analogikan, tontonan internet atau tayangan internet adalah semacam acara televisi, namun berada di internet. Sedikit berbeda dengan tayangan televisi, tidak semua tontonan internet harus berupa format acara seperti halnya yang ada di televisi, namun juga ada yang bersifat lepas, atau dibuat sekali muncul/tayang saja, tanpa ada format tertentu. Contoh Tontonan Internet yang berupa format acara, biasa disebut web series, seperti video Kids React yang dibuat oleh The Fine Brothers di YouTube. Kita akan bahas soal Web Series secara mendalam di kesempatan lain. Sementara Tontonan Internet yang bersifat lepas, contohnya adalah video nyanyi & joget india Norman Kamaru di YouTube.

Kelebihan dari Tontonan Internet adalah para pengguna internet masih dapat mengakses video-video lama yang sudah lama diunggah/di-upload di internet, baik itu sehari, seminggu, atau bahkan setahun yang lalu. Asalkan website tempat video itu disimpan masih ada, atau tidak ditutup karena bangkrut misalnya. Sangat berbeda dengan siaran televisi, dimana penonton diharuskan untuk menonton suatu acara pada saat itu juga, tidak dapat seenaknya sendiri menonton, misalnya tayangan sepakbola yang diputar semalam yang terlewatkan karena ketiduran. Contoh mudahnya adalah para pengguna internet saat ini masih dapat menonton video lipsync Shinta dan Jojo di YouTube, meskipun video itu diunggah/di-upload sudah beberapa tahun yang lalu. Lepas dari populer atau tidaknya video itu saat ini, pengguna internet masih tetap dapat mengakses video tersebut.

Saat ini, di Indonesia, tayangan televisi memang masih mendominasi, dari sabang sampai merauke, dari desa sampai ke kota, dari keramaian sampai pelosok, hampir di setiap rumah ada televisi. Sebuah media hiburan dan informasi yang masih dirasa murah dan mudah untuk diakses. Namun, ke depan, nampaknya tren ini akan berubah. Orang mulai jenuh dengan tayangan televisi yang begitu-begitu saja, cenderung monoton, dan kualitas yang tidak semuanya membuat orang tertarik. Di saat itu, Tontonan Internet mulai hadir dan dapat menjadi alternatif. Seperti halnya web log atau Blog yang bersifat Personal, dalam arti dapat dibuat dan dikelola sendiri, Tontonan Internet pun juga dapat diproduksi secara personal. Semua orang bisa membuat dan mengelola secara sendiri maupun berkelompok sebuah Tontonan Internet. Kita bisa pakai istilah Tayangan Do It Yourself. Tidak ada standar baku khusus penyiaran seperti halnya di televisi yang mengekang orang untuk berkarya membuat video tontonan internet. Format Tontonan Internet lebih bebas. Namun tentunya agar Tontonan Internet itu lebih menarik, perlu dibuatkan suatu konsep tertentu agar maksud atau misi dari tayangan yang dibuat itu bisa dipahami dan dinikmati orang. Khusus untuk tayangan peristiwa boleh saja berformat bebas lepas, seperti misalnya video unik yang merekam kejadian dua ekor kura-kura yang sedang bertarung dengan gerakkan yang sangat lambat.

Di Amerika, Tontonan Internet sudah menjadi sebuah kultur tersendiri, disamping penggunaan Blog dan Sosial Media. Kita tengok saja di YouTube, sejumlah pemilik akun membuat Tontonan Internet dalam suatu format tertentu/web series, seperti acara review/kritik video internet bertajuk Equals Three (E=3) oleh Ray William JohnsonMy Music oleh The Fine Brothers, Video Blog atau Vlog dari Shane Dawson, dan lain sebagainya, disamping video-video lepas yang juga banyak diunggah/di-upload di internet. Di Indonesia, hal seperti ini sangat mungkin juga diikuti. Belakangan ini mulai bermunculan orang atau sekelompok orang Indonesia yang memproduksi Tontonan Internet, seperti Cosplay The Series dari Bandung, malesbanget.comJToku Indonesia dari Yogya dan lain sebagainya. Terkadang saya pun membuat video iseng di akun: www.youtube.com/user/yozarremixer

Dengan semakin cepatnya akses internet dan biaya langganan yang semakin murah, orang bisa memiliki pilihan bentuk media lain untuk mendapatkan hiburan dan informasi. Dahulu orang menggunakan internet hanya untuk mendapat bacaan berupa teks dan informasi. Sekarang orang menggunakan internet untuk bersosialisasi. Dan saat ini pun, terus menuju ke depan orang juga dapat mengakses tontonan atau tayangan internet. Semua saling terintegrasi: teks yang biasanya berada di blog atau website pada umumnya, sosial media seperti FaceBook dan Twitter, serta media tayang tontonan Internet seperti YouTube dan Vimeo. Di sini pun orang bisa saling memberikan komentar. So, bila Anda tertarik, silakan tonton dan segera mulailah membuat Tontonan Internet sendiri, sehingga orang di seluruh dunia dapat melihat dan menikmati karya Anda.

Selasa, 11 Desember 2012 [22:44]

Era Baru Tontonan Internet di Indonesia dan Dunia

Selamat malam, saya Yozar Firdaus Amrullah atau boleh juga dipanggil sebagai yozar.remixer,

Ini adalah postingan pertama saya di blog baru. Blog ini akan saya khususkan untuk membahas berbagai tontonan di internet, khususnya yang berwujud video. Yang utama adalah di YouTube, namun juga tidak menutup kemungkinan saya akan membahas tontonan di website/situs lain. Salah satu bentuk tontonan internet atau video di internet yang sudah dikenal masyarakat adalah web series, namun blog ini akan memunculkan lebih dari sekedar tontonan video serial.

Jadi isi dari blog ini Saya rencanakan untuk:
1. Memasyarakatkan apa itu tontonan internet atau video di internet
2. Tips-tips tentang bagaimana membuat tontonan internet atau video di internet
3. Menampilkan tontonan internet atau video di internet apa saja yang populer
4. Memperkenalkan tontonan internet atau video di internet yang baru
5. Meng-Update tontonan internet atau video di internet yang baru
6. Menampikan tontonan internet atau video di internet yang Saya buat sendiri
7. dan lain-lain, sesuai kebutuhan aktual atau permintaan Anda

Saya akan mencoba untuk disiplin, lebih sering meng-update posting/entry maupun konten, sehingga pembaca dan atau  penonton internet atau video di internet akan mendapatkan informasi yang segar.